Danone Resmikan Pabrik Daur Ulang Botol PET termutakhir di Indonesia

Alhamdulillah nggak berasa sebentar lagi Isoman kami berakhir. Memang nggak disangka ga diduga sampai jg akhirnya virus covid 19 itu ke keluarga kami.

Suamiku hasil swab antigennya positif. Alhamdulillah aku negatif. Kemudian diteruskan dengan pcr. Ternyata dia positif dengan ct 16. Nah kabar baiknya karena sudah vaksin, gejala yang dialaminya adalah gejala ringan.

Sehingga cukup 10 hari saja Isoman. Insyaallah setelah itu aman.

Selama Isoman yang perlu diperhatikan adalah makanan dan nutrisi, istirahat yang cukup dan hidrasi.

Hidrasi ini sangat penting terutama bila ada batuk dan gatal tenggorokan. Untungnya sekarang beli air mineral isi galon isi ulang itu sudah bisa secara online. Tinggal pesan di warung langganan diantar deh galon air merk Aqua yang sudah jadi langganan kami selama ini.

Bersyukur banget aku punya 3 galon Aqua di rumah. Jadi nggak perlu sering sering kontak dengan orang luar selama Isoman. Pesen 3 sekaligus dan Alhamdulillah bisa bertahan selama seminggu lebih sebelum order kembali.

Nah selain mengandalkan isi galon Aqua. Tetangga juga ada yang inisiatif mengirimkan air mineral aqua dalam kemasan. 600 ml. Alhamdulillah banyak tetangga yang turut perhatian.

Pas banget beberapa hari lalu, sambil Isoman aku mengikuti acara peluncuran dan peresmian pabrik daur ulang botol plastik PET terbesar dan termutakhir di Indonesia.

Kalian mau tau ga? Seperti apa?

Simak terus yuk postingan blog ku.

Perangi Sampah Plastik Danone Resmikan Pabrik Daur Ulang botol plastik PET.

Seperti yang kita ketahui bersama, kemasan plastik adalah kemasan yang paling populer dan paling berkembang pesat saat ini. Mengingat kemampuan plastik beradaptasi dan memiliki biaya produksi yang murah serta daya tahan yang lama.

Kelebihan plastik sebagai kemasan yang mudah dibuat, tahan lama, fleksibel dan mudah dibentuk, tidak mudah rusak dan biaya produksi yang rendah. Ternyata memiliki banyak juga kekurangan yang notabene bila dibiarkan dapat mencemari lingkungan.

Plastik tidak mudah diuraikan secara hayati, karena bumi tidak secara alami dapat menyerap bahan ini. Sehingga limbah plastik kemasan bila dibiarkan dapat menjadi masalah besar. Sampah plasti dapat menjadi sumber polusi di tanah dan di laut. Karena itulah perlu penyikapan khusus untuk mengatasi hal ini.

Nah sebab itulah Danone Indonesia bekerja sama dengan PT. Veolia Service Indonesia meresmikan pabrik daur ulang botol plastik PET, sebagai bentuk komitmen perusahaan untuk mendukung pengelolaan dan pengurangan sampah plastik di Indonesia.

Tahukah kamu, Pabrik yang canggih dan mutakhir ini didirikan di atas lahan seluas 22.000 meter persegi dengan luas bangunan 7000 meter persegi. Wow luas banget ya.. berapa ratus ribu kali luas rumahku nih 😁.

Pabrik ini berlokasi di Kawasan Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER), kecamatan Rambang. Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Pabrik ini memang sudah didirikan dari sejak Maret 2019 dan memiliki kapasitas produksi 25000 ton per tahun recycled PET yang telah memenuhi standard keamanan pangan dan sertifikasi halal. Wow keren ya.

Acara peresmian yang waktu itu aku tonton sambil Isoman. Tentu saja tidak kuhadiri langsung. Aku menyimak informasinya melalui YouTube Danone Aqua.

Acara tersebut dihadiri oleh Bapak Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian Republik Indonesia bersama Sven BeraudSudreau, CEO Veolia Southeast Asia, dan Connie Ang, Presiden Direktur Danone-AQUA.

Dalam sambutannya saat acara peresmian Bapak Agus Gumiwang memberikan apresiasi tinggi kepada Danone dan PT Veoila seperti dalam pernyataan beliau.

“Pembangunan fasilitas daur ulang botol plastik PET PT. Veolia Services Indonesia dan Danone-AQUA dengan memanfaatkan sampah plastik juga menunjukkan komitmen kedua perusahaan dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Saya sampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada PT Veoila Services Indonesia serta Danone-AQUA atas keberhasilannya membangun pabrik daur ulang PET.”

Diharapkan nantinya investasi pabrik daur ulang botol plastik PET ini akan mampu memperkuat ekosistem daur ulang dan ekonomi sirkular. Serta meningkatkan pengumpulan sampah plastik di Indonesia sebagai upaya mendukung target pemerintah mengatasi permasalahan sampah plastik di laut hingga 70 persen pada 2025.

Bentuk dukungan Danone adalah mendukung operasional pabrik Veoila Indonesia dengan menjadi konsumen utama sekaligus memastikan terbangunnya rantai pasok botol plastik PET bekas yang inklusif melalui upaya peningkatan kesejahteraan pemulung dan pekerja tempat pengelolaan sampah reduce, reuse, dan recycle (TPS3R) di 4 kabupaten di Indonesia.

Diharapkan kemitraan Danone dengan Veolia Indonesia tak hanya membantu meningkatkan upaya pengumpulan dan daur ulang sampah plastik di Indonesia, tetapi juga memastikan penggunaan botol plastik yang lebih ramah lingkungan dengan tersedianya pasokan bahan baku yang memadai.

Yeay congrats ya Danone. Semoga langkah Danone dapat ditiru perusahaan sejenis. Agar permasalahan sampah plastik di Indonesia benar benar bisa teratasi dengan baik.

Bagaimana dengan Kita? Apa yang bisa Kita lakukan untuk mengurangi sampah plastik botol kemasan? Kalau aku pribadi baru belajar membeli kemasan isi ulang yang lebih besar. Selain kemasan plastik jadi lebih sedikit. Harga pun lebih ekonomis. Salah satunya dengan menggunakan kemasan galon Aqua 19 liter.

Aku sudah pernah berkunjung ke Pabrik Tirta Investama Aqua di klaten. Disana kami melihat bagaimana proses pembersihan dan pengisian air ke dalam aqua galon. Semua prosesnya higienis dan canggih. Kebersihan galon isi ulang dan kejernihan airnya terjamin kok.

Jadi kalau ada air isi ulang yang besar seperti galon Aqua dan aman. Kenapa Kita harus termakan hoaks yang mengatakan kalau air galon Itu nggak aman. Botol kemasan PET saja harus serius di daur ulang, apalagi kalau kemasan galon yang harus di daur ulang. Betul apa betul?

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *