Gerakan Anak Hebat Bebelac, Ajarkan si Kecil Berbagi Sejak Dini

Teringat beberapa tahun yang lalu. Salah seorang Ponakanku pulang kerumah sambil menangis. Saat itu dia masih kecil belum masuk sekolah.

Ketika ditanya kenapa menangis bang? Rupanya tadi ada pembagian makanan gratis untuk yang kurang mampu. Tapi dia nggak dibagi. Karena kan memang bukan jatahnya.

Nangislah dia pulang. 😂 Padahal anaknya juga bukan yg doyan makan. Cuma mungkin dia heran kenapa anak anak lain dibagi kok dia enggak.

Nah disitulah akhirnya mamanya bantu menjelaskan. Apa itu sedekah, apa itu berbagi, apa itu berbuat baik.

Ponakanku yang pemikirannya kritis kemudian balik bertanya. ” Apa kita berbagi, berbuat baik cuma untuk ke orang yg tidak mampu saja ma? Kan semua orang harusnya bisa dapat kebaikan.”

😂 Bener juga sih. Akhirnya dijelaskan kembali, konsep sedekah seperti apa. Konsep zakat dengan penerima khusus yaitu 8 asnaf.

Ngomong ngomong tentang kebaikan, sebentar lagi Ramadan. Ini momen yang pas banget buat mengajari anak anak kita kebaikan. Terlebih lagi di masa pandemi anak anak sedikit berkurang ruang geraknya dan ini memicu terganggunya proses kognitif, dan emosionalnya.

Webinar Peluncuran Gerakan Anak Hebat Berbagi Kebaikan Bersama Bebelac

Makanya kemarin dalam Webinar Peluncuran Gerakan Anak Hebat Berbagi kebaikan bersama Bebelac. 17 Maret 2021 yang menghadirkan Samanta Elsener, M.Psi (Psikolog anak dan keluarga) Putri Titian (Ibu Hebat Bebelac), Anissa Permatadhieta A (Marketing Manager Bebelac)

Di webinar tersebut ada materi kece dari Ibu Samanta Elsener, M.Psi ( Psikolog anak dan keluarga) Menurut beliau bulan Ramadan adalah momen yang tepat untuk mengajarkan value kebersamaan, kesabaran dan empati. Hal ini bisa menjadi dasar untuk berbagi kebaikan.

Sebagai orang tua kita bisa memberikan contoh mulai dari hal yang sederhana, misalnya berbagi bersama saudara kandung di rumah atau mengajarkan makna kebaikan dengan membuat pesan dukungan yang positif kepada teman-teman. Seperti yang juga dicontohkan oleh anak MC Inga Laurina yang memberikan coklat untuk temannya yang baru saja kehilangan ibu.

Apa sih gerakan anak hebat itu, nah giliran mbak Anissa Permatadhieta A (Marketing Manager Bebelac) yang menyampaikan  “tak dapat dipungkiri, situasi pandemi selama dua tahun belakangan memiliki tantangan tersendiri bagi anak Indonesia, khususnya social distancing yang membatasi interaksi antara anak dan lingkungan serta teman sebaya-nya yang tentunya mempengaruhi tumbuh kembang si Kecil secara optimal”

“Namun sebagai orang tua, kita harus tetap memberikan stimulasi kreatif pada si Kecil agar keterampilan mereka tetap terasah serta mendukung stabilitas emosional buah hati untuk membentuk karakter dan moral yang baik sebagai bekal kehidupan-nya di masa mendatang,”

Menyambut bulan Ramadhan ini, Bebelac meluncurkan sebuah inisiatif yaitu melalui kegiatan Gerakan Anak Hebat Berbagi Kebaikan yang merupakan bagian dari komitmen Bebelac untuk tetap mendukung pertumbuhan anak-anak Indonesia agar menjadi anak-anak yang tidak hanya aktif, sehat dan pandai, tetapi juga memiliki kebaikan hati dan jiwa sosial yang tinggi.

Nah paket Anak Hebat ini juga merepresentasikan tiga nilai inti program Gerakan Anak Hebat yaitu:

– Happy Heart yang diwujudkan dalam bentuk boneka lembut berbentuk binatang yang dapat memberikan rasa aman, rasa terlindungi pada anak seakan menggantikan posisi orang yang disayangi

– Happy Brain yang diwujudkan dalam aktivitas stimulasi berbentuk kegiatan seni

– Happy Tummy yang diwujudkan dalam bentuk paket nutrisi untuk kebutuhan zat gizi dan nutrisi lengkap pada tumbuh kembang anak.

Ujar Mbak Annisa dalam pemaparannya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.